Senin, 30 Januari 2012

Cara Membina Kepercayaan Dalam Organisasi

Sesuai dengan judul, kali ini saya akan share sedikit tentang tips dalam membina kepercayaan dalam organisasi.

Kepercayaan adalah ciri-ciri perwatakan yang membina rasa hormat dan setia di samping memberi sokongan kepada suasana kerja yang berkualiti. Hilang kepercayaan pasti mengundang tekanan dan tingkah laku negatif seperti prasangka buruk dan dendam yang bakal menggugat semangat pasukan kerja.

Berikut ini adalah beberapa tips untuk membina kepercayaan dalam organisasi :

1. Jujur

        Langkah pertama adalah jujur. Jujur pada diri sendiri dan pada orang lain walaupun perkara dianggap kecil atau remeh. Beritahu yang benar kerana kebenaran tidak ditentukan oleh besar atau kecil sesuatu isu. Prinsipnya sama dengan bohong yaitu sama, kecil ataupun besar, bohong tetap bohong dan ia merupakan kepalsuan.

2. Istiqomah
 

        Perkataan mesti selaras dengan perbuatan ataupun disebut ‘bercakap serupa bikin.’ Apa yang dikata mesti dikota, bukannya hari ini berbicara lain dan esok berbicara lain lagi. Di tempat kerja, jadikan kehadiran kita suatu yang tetap pada masa tertentu supaya kita membina kepercayaan orang lain dengan ketepatan masa datang bekerja.

3. Jujur Dalam komunikasi Tanpa Lisan

        Pakar-pakar bahasa badan menyatakan 50 persen komunikasi terletak pada komunikasi tanpa lisan. Justru menarik perhatian orang lain atas kejujuran kita dengan melihat mata. Tunjukkan bahasa badan yang terbuka seperti mendepangkan tangan dan duduk tanpa menyilang kaki.

4. Utamakan Faedah Bersama

        Mementingkan diri sendiri ada pada semua orang. Namun, sifat terlalu mementingkan diri akan mengikis keyakinan dan kepercayaan. Jadikan ‘kami’ atau ‘kita’ sebagai ungkapan pilihan menggantikan ‘saya’ di samping mengamalkan sikap terbuka serta bersedia dengan kritikan.







Sekian postingan kali ini. Sampai ketamu di postingan selanjutnya.

Senin, 02 Mei 2011

Manfaat Organisasi (terutama OSIS) :)

Siapa bilang, cuma para politisi aja yang perlu berorganisasi. Kamu pun, walau masih duduk di bangku SMP/SMA, tak ada salahnya terjun ke dalam organisasi. Yakin deh, banyak manfaat yang bisa kamu petik.
Coba deh simak penuturan Anas Urbaningrum (Pakar Politik) yang kini duduk sebagai Wakil Ketua KPU. Mas Anas berpendapat, ikutan secara aktif dalam organisasi itu sangat penting. Karena itu, pengalaman berorganisasi mesti ditempa sejak dini, paling tidak sejak duduk di bangku SMP. Maksud Mas Anas, di sekolah kan ada OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) (Republika 23 Mei 2004). Nah, di OSIS itulah kamu bisa belajar tentang :

1. Hidup, mengurus diri sendiri, dan orang lain.
    Kita akan merasakan betapa pentingnya berorganisasi setelah berada di dunia nyata yang mengharuskan kita untuk dapat bekerjasama, memimpin, dan berbicara secara mandiri. Semua kemampuan ini bisa kita latih lewat berorganisasi

2. Kamu akan punya akses yang lebih banyak untuk berhubungan dengan orang lain.
    Karena dalam organisasi biasanya akan banyak kerjasama antar organisasi dari sekolah atau organisasi di kota lain.

3. Pengalaman berorganisasi

4. Melatih bertanggung jawab dan dan belajar mengatur waktu antara tugas sekolah dengan

    tugas-tugas organisasi

5. Berlatih menjadi Pemimin yang berguna dimasa depan nanti

6. Belajar manajemen sederhana dalam mengatur diri dan kelompok

Bila ada di antara kamu menolak ikut berorganisasi dengan alasan buang-buang waktu atau takut pelajaran terbengkalai, tentu sangat disayangkan. ''Berorganisasi itu suatu proses pembelajaran yang tidak kita dapat di sekolah. Tapi prinsip yang utama adalah jangan sampai berorganisasi menganggu pekerjaan utama kita yaitu sekolah.” Oke, sekarang kamu nggak ragu lagi kan? Kalau begitu, segeralah menetapkan organisasi mana yang bakal kamu masuki. Kalau kamu pelajar, kamu bisa aktif di OSIS. Di sini setiap anggota, bisa belajar manajemen sederhana dalam mengatur diri dan kelompok, mengatur keuangan, dan sebagainya.

So? gak ada ruginya kan gabung di OSIS?
OSIS SMANDA, "All for one, One for all" :D

Minggu, 01 Mei 2011

Struktur Organisasi OSIS SMAN 2 Tambun Selatan

Formatur
Mitra Tama     : Hevi Dwi Oktaviani
Mitra Muda 1 : Nur Sumiati Achmad
Mitra Muda 2 : Puteri Mirantri
Sekertaris       : Astria
Bendahara      : Desah Arofah

Perangkat Formatur
Wk. Sekertaris 1 : Satrio Putranto
Wk. Sekertaris 2 : Thalita Zhafira
Wk. Bendahara   : Dewi

Sekertaris Bidang
Koor Sekbid 1   : Desi Fujiyanti
Koor Sekbid 2   : Yuanda Anisa
Koor Sekbid 3   : Fajar Tri Darmawan
Koor Sekbid 4   : Lutfhiah N
Koor Sekbid 5   : Randy Fryandika
Koor Sekbid 6   : Yola
Koor Sekbid 7   : Yusuf Hidayatullah
Koor sekbid 8    : Ivan Kardianta
Koor Sekbid 9   : Farraz Imam
Koor Sekbid 10 : Natasha Beby

Minggu, 10 Oktober 2010

Arti Lambang OSIS


     Akhirnya selesai juga renovasi blog ini, walaupun ga begitu banyak perubahan. Yngg jelas mumpung masih ada sisa waktu langsung aja dah. Saya perwakilan OSIS SMAN 2 TamSel Mahardian yang mempunyai jabatan wkl Sekretaris I (eksis dkit ah..) akan menuliskan postingan kedua dari blog ini.
  
     Sesuai judulnya yang akan di bahas kali ini iyalah arti dari lambang OSIS yang sama di semua sekolah. Arti dari lambangnya sendiri terbagi 2 yaitu bentuk dan warnanya. Langsung aja silahkan di baca:

   




1. Bunga bintang sudut lima dan lima kelopak daun bunga
Generasi muda adalah bunga harapan bangsa dengan bentuk bintang sudut lima menunjukkan kemurnian jiwa siswa yang berintikan Pancasila. Para siswa berdaya upaya melalui lima jalan dengan kesungguhan hati, agar menjadi warga negara yang baik dan berguna. Kelima jalan tersebut dilukiskan dalam bentuk lima kelopak daun bunga, yaitu: abdi, adab, ajar, aktif, dan amal.

2. Buku terbuka
Belajar keras menuntut ilmu pengetahuan dan teknologi, merupakan sumbangsih siswa terhadap pembangunan bangsa dan negara.

3. Kunci pas
Kemauan bekerja keras akan menumbuhkan rasa percaya pada kemampuan diri dan bebas dari ketergantungan pada belas kasihan orang lain, menyebabkan siswa berani mandiri. Kunci pas adalah alat kerja yang dapat membuka semua permasalahan dan kunci pemecahan dari segala kesulitan.

4. Tangan terbuka
Kesediaan menolong orang lain yang lemah sesama siswa dan masyarakat yang memerlukan bantuan dan pertolongan, yang menunjukkan adanya sikap mental siswa yang baik dan bertanggung jawab.

5. Biduk
Biduk / perahu, yang melaju di lautan hidup menuju masa depan yang lebih baik, yaitu tujuan nasional yang dicita – citakan.

6. Pelangi merah putih
Tujuan nasional yang dicita–citakan adalah masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila, yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia yang sejahtera baik material maupun spiritual.

7. Tujuh belas butir padi, delapan lipatan pita, empat buah kapas, lima daun kapas
Pada tanggal 17 Agustus 1945 adalah peristiwa penegakan jembatan emas kemerdekaan Indonesia mengandung nilai–nilai perjuangan ’45 yang harus dihayati para siswa sebagai kader penerus perjuangan bangsa dan pembangunan nasional. Kemerdekaan yang telah ditebus dengan mahal perlu diisi dengan partisipasi penuh para siswa.

8. Warna kuning
Sebagai dasar lambang yaitu warna kehormatan/agung. Suatu kehormatan bila generasi muda diberi kepercayaan untuk berbuat baik dan bermanfaat melalui organisasi, untuk kepentingan dirinya dan sesama mereka, sebagai salah satu sumbangsih nyata kepada tanah air, bangsa dan negara.

9. Warna coklat
Warna tanah Indonesia, berpijak pada kepribadian dan budaya sendiri serta rasa nasional Indonesia.

10. Warna merah putih
Warna kebangsaan Indonesia yang menggambarkan hati yang suci dan berani membela kebenaran.

Tunggu aja ya postingan selanjutnya...
Posted by Mahardian (wkl sekretaris I)

Sabtu, 09 Oktober 2010

Pengertian Dasar dan Struktur OSIS

       OSIS (kepanjangannya adalah Organisasi Siswa Intra Sekolah) adalah suatu organisasi yang berada di tingkat sekolah di Indonesia yang dimulai dari Sekolah Menengah yaitu Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). OSIS diurus dan dikelola oleh murid-murid yang terpilih untuk menjadi pengurus OSIS. Biasanya organisasi ini memiliki seorang pembimbing seorang guru yang dipilih oleh pihak sekolah.
       Anggota OSIS adalah seluruh siswa yang berada pada satu sekolah tempat OSIS itu berada. Seluruh anggota OSIS berhak untuk memilih calonnya untuk kemudian menjadi pengurus OSIS.

Struktur Organisasi
       Pada dasarnya setiap OSIS di satu sekolah memiliki struktur organisasi yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Namun, biasanya struktur keorganisasian dalam OSIS terdiri atas:
  • Ketua Pembina (Biasanya Kepala Sekolah)
  • Wakil Ketua Pembina (Biasanya Wakil Kepala Sekolah)
  • Pembina (Biasanya Guru yang ditunjuk oleh Sekolah)
  • Ketua Umum
  • Wakil Ketua I
  • Wakil Ketua II
  • Sekretaris Umum
  • Sektetaris I
  • Sekretaris II
  • Bendahara
  • Wakil Bendahara
  • Ketua Sekretaris Bidang (sekbid) yang mengurusi setiap kegiatan siswa yang berhubungan dengan tanggung jawab bidangnya.
       Dan biasanya dalam struktur kepengurusan OSIS memiliki beberapa pengurus yang bertugas khusus mengkoordinasikan masing-masing kegiatan ekstrakurikuler yang ada di sekolah.


SEKILAS OSIS


A. Pendahuluan

     OSIS merupakan Organisasi Siswa yang syah dan kedudukannya yang berada di lingkungan sekolah dan menjalankan tugasnya sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga yang telah ditetapkan. Sehingga dalam pelaksanaannya merupakan wadah yang menampung segala inspirasi dan kreatifitas serta kedinamisan yang positif bagi dan dari anggotanya. OSIS yang merupakan pusat dari segala kreatifitas yang berada di lingkungan sekolah yaitu semua siswa SMA Negeri 2 Tambun Selatan.

B. Dasar & Asas
     OSIS berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta berdasarkan kepada azas kekeluargaan dan gotong royong.

C. Tujuan
     Berusaha membentuk kader penerus perjuangan bangsa melalui pembinaan anggotanya, agar berkepribadian, berwatak, dan berbudi pekerti luhur serta memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi, sifat kepemimpinan dan patriotisme serta kesegaran Jasmani dan Rohani.
Melibatkan seluruh siswa dalam proses kehidupan berbangsa dan bernegara serta melaksanakan pembangunan nasional dengan meningkatkan kemampuan siswa menuju tercapainya prestasi belajar yang tinggi.
    Menunjang program Intrakurikuler, memberi kesempatan berorganisasi kepada siswa.
Membina ketahanan sekolah yang bertanggung jawab dan berwibawa.


D.Tugas dan Fungsi Jabatan


1. KETUA UMUM
     Ketua Umum OSIS mempunyai tugas yaitu bertanggung jawab atas segala kegiatan yang dilaksanakan oleh OSIS berdasarkan kepada Program Kerja yang telah disyahkan.


2. WAKIL KETUA I
     Dalam melaksanakan tugasnya berusaha membantu Ketua Umum dalam melaksanakan tugasnya dan berusaha untuk kerjasama dengan para bawahannya dan yang paling penting mempunyai tugas:
Memimpin dan bertanggung jawab terhadap kegiatan yang sedang dilaksanakan apabila Ketua Umum berhalangan hadir.
Berusaha mengkoordinasi dam mengawasi serta ikut terjun langsung dalam segala kegiatan.

3. WAKIL KETUA II
     Pada dasarnya tugas pokoknya sama dengan Wakil Ketua I dan untuk kelancaran tugasnya, maka perlu koordinasi dengan para bawahannya sebagai bahan laporan kegiatan.



4. SEKRETARIS UMUM
     Sekretaris Umum mempunyai tugas pokok sebagai berikut :
Bertanggung jawab terhadap pengeleloaan administrasi Organisasi serta ketertiban administrasi OSIS
Mencatat segala hasil kegiatan yang berhubungan dengan program kerja OSIS dan berusaha mengkoordinir bawahannya.

5. SEKRETARIS I & II
     Tugasnya membantu Sekretaris Umum.


6. BENDAHARA UMUM
     Bendahara Umum mempunyai tugas pokok,yaitu bertanggung jawab terhadap pengelolaan keuangan Organisasi. Berusaha untuk mengelola keuangan OSIS dengan baik sehingga dalam laporannya tidak terdapat kekeliruan.


7. BENDAHARA I
     Bertugas membantu kegiatan Bendahara Umum.



SEKBID (SEKRETARIS BIDANG)

1. SEKBID I (Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa)
     Bertujuan untuk melatih siswa agar lebih meningkatkan Ketaqwaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berusaha agar para siswa lebih kreatif dalam melaksanakan kegiatan yang bersifat keagamaan.

2. SEKBID II (Kehidupan Berbangsa dan Bernegara)
     Bertujuan untuk melatih siswa agar lebih merasakan Nasionalisme serta kecintaan kepada bangsa dan negara. Serta menciptakan persatuan dan kesatuan.

3. SEKBID III (Pendidikan Pendahuluan Bela Negara)
     Bertujuan untuk melatih siswa agar merasakan Nasionalisme serta ikut serta dalam rangka pembangunan Negara yang khususnya untuk melatih Kedisiplinan.

4. SEKBID IV (Kepribadian dan Budi Pekerti Luhur)
     Bertujuan untuk melatih siswa agar lebih menanamkan kesopanan serta melaksanakan norma-norma yang berlaku di masyarakat dan bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

5. SEKBID V (Berorganisasi, Pendidikan Politik dan Kepemimpinan)
     Bertujuan untuk melatih siswa agar bisa menjadi seorang pemimpin dan mampu menggerakan Organisasi serta ikut serta dalam kegiatan Politik Siswa.

6. SEKBID VI (Keterampilan dan Kewiraswastaan)
     Bertujuan melatih siswa agar mampu lebih kreatif dan mendidik agar mempunyai keterampilan lebih dari tugas pokoknya,yaitu belajar.

7. SEKBID VII (Kesegaran Jasmani dan Kreasi)
     Bertujuan untuk melatih siswa agar dapat mengerti akan pentingnya jasmani dan kreasi siswa dalam menunjang proses belajar dan kegiatan. 

8. SEKBID VIII (Persepsi, Apresiasi dan Daya Kreasi Seni)
     Bertujuan untuk melatih siswa dalam mengembangkan Kreativitasnya yang berhubungan dengan kegiatan kesenian. Diharapakan pada siswa dapat mengembangkan Minat dan Bakatnya dengan baik.

9. SEKBID IX (Teknologi Informasi dan Komunikasi)
     Bertujuan untuk melatih siswa agar dapat mengikuti Teknologi yang berkembang sangat cepat. Dan juga diharapkan dapat mengatasi segala macam permasalahan Komunikasi yang ada.

10. SEKBID X (Berbahasa dan Bersastra Inggris)
     Bertujuan untuk melatih siswa dalam bidang Berbahasa Inggris yang menjadi bahasa Internasional. Diharapkan dapat mengembangkan minat Berbahasa Inggris.

by: Mahrdian, wkl skretaris 1
sumber: Wikipedia